Rabu, 30 Desember 2015

border komputer ...ERFA BUSANA
jl.A.Yani,154,pondodok lalang,jenggawah,jember.
 melayani:

  1. pembuatan baju.seragam sekolah.seragam TPQ, pembuatan krudung..busana muslim dll.
  2. border gambar,logo,nama dll. 
CONTACT  PERSON: 085746997440

Jumat, 04 Desember 2015

border komputer ...ERFA BUSANA
jl.A.Yani,154,pondodok lalang,jenggawah,jember.
 melayani:
  1. pembuatan baju.seragam sekolah.seragam TPQ, pembuatan krudung..busana muslim dll.
  2. border gambar,logo,nama dll. 
CONTATC PERSON:
Adul Hamid: 085645865720

Minggu, 18 Oktober 2015

KISAH PERJALANANKU DI MASA DEPAN UNTUK ANAK BANGSA INDINESIA

Assalamualaikum wr,wb
Semua orang pasti mempunyai mimpi dalam hudupnya ,mimpi yang menuntun pada suatu kesuksesan. Dengan adanya mimpi kita bisa berangan-angan ,menghayal untuk menggapai mimpi itu dan terkadang kita bisa lupa dengan hal yang lain. Ketika kita ingin seperti teman kita yang sudah bisa menggapai mimpinya tetapi kita belum bisa seperti teman kita, padahal kita sudah berusaha semaksimal mungkin untuk bisa seperti teman kita nyatanya tetep tidak bisa, apakah itu suatu usaha atau harapan yang tidak bisa di wujudkan atau suatu hal yang tertunda’’itu yang perlu kita pikirkan’’. Kita bisa mencari peluang lain untuk menggapai mimpi kita,banyak seribu cara yang bisa kita lakukan, sulitnya cara itu tidak muncul pada pikiran kita karena suatau hal yang melatarbelakangi suatau pikiran kita, hal yang penting adalah  selalu bersemngat,optimis dan berpikir positif thingking. Dari penjelasan di atas saya ingin menlalani hidup saya dengan nenunutut ilmu pengetahuan selalu semangat tanpa mengenal lelah. Saya beranggapan apa yang ada di skeliling kita, entah itu berupa barang atau apapun yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan ,salah satunya seperti buku,saya menganggap buku adalah teman saya, dengan adanya buku yang saya anggap sebagai teman, saya lebih banyak mengetahui informasi yang sebelumnya saya tidak mengetahuinya. Guru saya juga mengatakan bahwa ketika kita dekat dengan orang yang besar maka kita akan terkena imbasnya maka kita akan menjadi orang yang besar, begitu juga dengan saya, ketika saya dekat dengan buku maka kita akan lebih banyak mengetahui.        Saya juga berfikir pada diri saya sendiri setelah saya lulus di SMK,  saya tidak lagi duduk di bangku yang selalu menjadi penolong saya ketika saya belajar di kelas tercinta. Sebagian teman-teman saya juga mengatakan pada saya, setelah lulus sekolah mereka tidak melanjutkan bidang studynya di perguruan tinggi, mereka lebih memilih bekerja untuk membantu orang tuanya. Tapi saya berbeda dengan mereka, saya ingin tetap melajutkan sekolah saya di perguruan tinggi, meskipun sekarang saya belum bisa membahagiakanya dan memberikan sesuatu yang berharga . Tapi semuanya masih tertundadan saya juga tidak bisa  melajutkan kuliah saya, karena saya tinggal di pesantren yaitu Pondok Pesantren ADDIMYATI tercinta, saya pengabdian dulu satu tahun setelah itu saya  melanjugtkan kuliah lagi, alhamdulilah saya sangat bersukur dengan pengabdian yang saya jalani selama satu tahun ini,dan saya mensyukuri atas semua ini,saya mengabdi di butik guru saya yang ada di rumahnya dekat jalan raya, saya mendapatkan ilmu yang lebih, yang dulunya saya masih sekolah mengambil jurusan pemasaran sakarang saya juga bisa belajar tata busana atau bisa juga di sebut jurusan menjahit, tidak hanya itu saja saya juga mengikuti pelatihan membordir di smk 3 Jember juga dari surabaya yang di datangkan oleh guru saya untuk mengajari saya tentang mesin bordir komputer. Di  samping itu  juga saya di ajari tata cara memprogramkan aplikasi design border komputer.Saya belajar dan sambil bekerja itu kegiatan saya di pondok. Saya bekerja mulai jam 08.00 WIB s/d 17.00 WIB, setiap hari saya  mengobras kerudung, mengantarkan dan bordir baju dari orang yang ingin membodirnya, biasanya saya juga ngelembur mulai habis isak sampai jam 12.00 malam kalau memang waktunya tidak mencukupi.dan kegiatan saya ketika di pesantren habis magrib saya mengaji kitab kuning,saya mengaji kitab kuning sudah hampir empat tahun, tarjet saya tahun depan saya harus bisa membaca kitab kuning dengan lancar agar saya bisa membuat orang tua saya bangga pada diri sayadan bisa mengamalkan pada orang lain. Saya harus beda dengan orang lain, saya juga tidak  mau kalah saing dengan mereka yang sudah bisa membaca kitab kuning dengan lancar. Habis isak saya mengaji kitab biasa untuk menambah pengetahuan dan untuk hari senin saya mengajari adek-adek yang ada di pesantren yang masih perkenalan untuk membaca kitab kuning, tidak hanya itu saya juga mengajar bahasa arab meskipun saya tidak paham sedikit tapi saya juga berusaha dan sambil bekajar, agar mereka lebih mengerti tentang bahasa arab,  tidak kalah saing dengan orang-orang yang ada di dalam negri atau luar negri.Tarjet yang penting dalam hidup saya adalah untuk meraih masa depan yangcerah, makmur,maju dan berpendidikan agar tidak kalah dengan negara lain. Mereka juga harus bisa berkreasi , ulet juga melatih mereka agar bisa hidup mandiri dan mengajari mereka dengan  mengenal bahasa asing seperti bahasa inggris dan bahasa lainnya. Itu keinginan ketika saya berada di pesantren.
Seandainya  suatu hari nanti saya sudah keluar dari pesantren untuk melanjutkan bidang study saya di perguruan tinggi negri, saya ingin melihat adek-adek saya bisa kuliah, meskipun kebanyakan mereka mengeluh dengan tidak adanya uang  KULIAH. Tapi saya tidak akan tinggal diam, saya janji saya akan membantu mereka untuk bisa melanjutkan kuliahnyadan tidak kalah saing dengan orang yang kaya ,yang mempunyai banyak uang . Saya juga dalam masa perjuangan untuk itu semua, saya harus bekerja keras untuk masa depansaya nanti , istri dan anak saya kelak nanti. Saya jugamencari informasi tentang biasiswa, alhamdulillah saya mendapatkaninformasi tentang biasiswa ETOS yang di kelurakan oleh pemerintah di 16 perguruan tinggi negri. Mungkin lewat biasiswa ini saya bisa menggapai cita-cita saya yang selama ini saya impikan. Apa salahnya kita mencoba dan berdo’a pada allah swt, jika allah berkehendak tidak seorang pun yang bisa menghalanginya,karena datangnya rezeki itu tidak ada yang tau kecuali allah lah yang tahu, Kalau memang allah swt memberikan ini yang terbaik untuk saya, pasti saya bisa melewati dan menjalaninta dengan baik. saya janji akan menekuni semua ini karena dengan biasiswa inilah saya bisa kuliah dan bisa membahagiakan orang tua saya, guru-guru saya yang telah membimbing saya ,agar saya menjadi orang-orang yang bisa berkreasi, mempunyai skill dan pengetahuan yang sangat tinggi, dan orang-orang yang dekat dengan saya yang telah membantu saya untuk berjuang. Tarjet utama saya ketika saya sudah kuliah saya harus bisa belajar dari orang-orang yang hebat,orang-orang yang sukses dalam karirnya karena kesuksesan itu tidak hanya datang dari diri kita sendiri, melainkan kesuksesan itu juga bisa datang dari orang lain. Ini sangat penting bagi saya , saya kuliah tidak hanya mendapatkan ilmu dari universitas saja, tetapi saya juga harus mendapatkan ilmu dari luar. Kebanyakan orang yang berhasil dalam karirnya mereka belajar dari orang-orang yang sudah berhasil dalam karir usahanya,itu yang mendorong diri saya untuk yakin dengan apa yang saya lakukan. Dan saya juga berfikir pada diri saya sendiri , kalau saya tinggal di kota kelahiran saya, maka pengalaman saya hanya di kota kelahiran saya, jadi saya harus memilih menuntut ilmu di luar kota tercinta ini. Saya juga mendapatkan informasi dari teman saya,biasaya kalau kita sudah kuliah semester pertama, kedua dan ketiga itu jadwalnya sangat padat mungkin saya juga kesulitan untuk mencari ilmu di luar iniversitas atau bisa di sebut juaga saya ingin berbisnis tpi kita juga harus yakin dan kemauan pasti di situ ada jalan untuk saya. Saya ingin mencari peluang berbisinis ketika kuliah libur dan mencari informasi-informasi yang menyangkut dengan kuliah saya agar saya mudah dan tidak kalah saing dengan teman-teman saya yang ada di kampus. Di samping itu saya juga harus bisa mendekati para dosen untuk bisa bernegoisasi dan berbincang-bincang tentang masalah bagai mana sih kita itu bisa menjadi mahasiswa yang di siplin, baik, sopan dan berpndidikan agar bisa di contoh oleh adik-adik kelak nanti dan mengamalkan ilmu yang kita dapat ketika saya kuliah, kelak saya sudah lulus dan pulang di kota tercinta. Tapi semua ini tidak semudah dengan apa yang saya fikirkan, semua butuh perjuangan dan pengorbanan yang sangat tinggi. Tapi saya tidak akan menyerah saya akan terus berusah,SEMANGAT dan PANTANG MENYERAH untuk meraih cita-cita.
Sekian ulasan cerita perjalan hidup saya di masa depan yang akan mendatang, bila ada kata-kata yang kurang berkenan di hati saya minta maaf sebesar-besarnya sekian dari saya.

Wassalamualaikum wr,wb

Selasa, 29 September 2015

Assalamualaikum wr.wb

Terima kasih ya allah meskipun hanya sedikit harapan yang saya impi-impikan  pada hidup saya  alhamdulilah tercapai juga.  Pada hari selasa 28 juli 2015 adalah pengumuman hasil seleksi  UM unej Alhamdulillah saya lolos seleksi, saya sangat senang sekali, seakan-akan saya seperti terbawa mimpi yang hanya sebuah hayalan yang tak nyata bagi diri saya, semua itu adalah hal yang nyata  dan bukanlah mimpi,  saya sngat senang sekali , saya bisa tertawa, senyum, dan bahagia.  Tapi di balik itu semua saya masih meneteskan air mata , kesedihan yang terlarut dalam hati saya, orang  yang saya sayangi kini telah berbaring di rumah sakit berjuang untuk bisa sembuh dan bisa berkumpul bersama orang-orang yang di sayanginya. Saya tidak bisa berbuat apa-apa hanya tetesan air mata yang membasai pipi saya,  saya hanya bisa berdoa semoga beliau cepat sembuh  dan bisa berkumpul dengan kita semua.dalam hidup saya tak ada seorang pun yang sama seperti beliau, beliau sangat baik, penyayang, loman,dan selalu adil terhadap semua anak-anaknya. Saya tidak menyangka secepat ini allah memanggil beliau, pada hal kita semua masih butuh beliau, terutama saya untuk menjadi motivator dalam diri saya, beliau selalu menasehati saya agar menjadi orang yang mandiri. Hari esoknya pada tanggal 31 juli beliau pergi meninggalkan kita semua. Kita semua sedih karena kehilangan beliau, Saya sangat menyesal tidak bisa menengok beliau dari dalam waktu beliau masih di ruma sakit saya hanya bisa melihat beliau dari luar,mnjaga barang-barang bawaan dari rumah.  Rasanya  seperti yang tidak nyata dan tak di sangka.mungkin ini sudah kehendak allah SWT kita semua tidak bisa berbuat apa-apa,kita hanya bisa rela dan iklas untuk kepergian beliau. Hidup itu selalu penuh musibah , cobaan tapi kita tidak boleh putus asa untuk menjalani hidup meskipun orang yang kita sayang telah pergi. tetap semangat untuk menjalani hidup di masa depan yang akan datang.  Dan saya harus bisa mngubah diri saya menjadi orang  lebih baik dalam hidup saya. Selalu berusaha , semangat dan selalu oktimis, “itulah saya”. di UNIVERSITAS JEMBER inilah saya bisa merubah diri saya untuk menjadi yang orang  lebih baik.