Assalamualaikum wr.wb
Terima kasih ya allah
meskipun hanya sedikit harapan yang saya impi-impikan pada hidup saya alhamdulilah tercapai juga. Pada hari selasa 28 juli 2015 adalah
pengumuman hasil seleksi UM unej
Alhamdulillah saya lolos seleksi, saya sangat senang sekali, seakan-akan saya
seperti terbawa mimpi yang hanya sebuah hayalan yang tak nyata bagi diri saya, semua
itu adalah hal yang nyata dan bukanlah
mimpi, saya sngat senang sekali , saya
bisa tertawa, senyum, dan bahagia. Tapi
di balik itu semua saya masih meneteskan air mata , kesedihan yang terlarut dalam
hati saya, orang yang saya sayangi kini
telah berbaring di rumah sakit berjuang untuk bisa sembuh dan bisa berkumpul
bersama orang-orang yang di sayanginya. Saya tidak bisa berbuat apa-apa hanya
tetesan air mata yang membasai pipi saya, saya hanya bisa berdoa semoga beliau cepat
sembuh dan bisa berkumpul dengan kita
semua.dalam hidup saya tak ada seorang pun yang sama seperti beliau, beliau
sangat baik, penyayang, loman,dan selalu adil terhadap semua anak-anaknya. Saya
tidak menyangka secepat ini allah memanggil beliau, pada hal kita semua masih
butuh beliau, terutama saya untuk menjadi motivator dalam diri saya, beliau
selalu menasehati saya agar menjadi orang yang mandiri. Hari esoknya pada
tanggal 31 juli beliau pergi meninggalkan kita semua. Kita semua sedih karena
kehilangan beliau, Saya sangat menyesal tidak bisa menengok beliau dari dalam waktu
beliau masih di ruma sakit saya hanya bisa melihat beliau dari luar,mnjaga
barang-barang bawaan dari rumah. Rasanya
seperti yang tidak nyata dan tak di
sangka.mungkin ini sudah kehendak allah SWT kita semua tidak bisa berbuat
apa-apa,kita hanya bisa rela dan iklas untuk kepergian beliau. Hidup itu selalu
penuh musibah , cobaan tapi kita tidak boleh putus asa untuk menjalani hidup
meskipun orang yang kita sayang telah pergi. tetap semangat untuk menjalani
hidup di masa depan yang akan datang. Dan
saya harus bisa mngubah diri saya menjadi orang
lebih baik dalam hidup saya. Selalu berusaha , semangat dan selalu
oktimis, “itulah saya”. di UNIVERSITAS JEMBER inilah saya bisa merubah diri
saya untuk menjadi yang orang lebih
baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar